Tanggal 7 juni kamarin aku pulang ke kampung halamanku di kayuagung, memang aku tak mengabarin teman-temanku bahwasannya aku pulang kampung, bukannya aku tak mengabarin mereka kalau aku mau pulang tapi memang aku ingin tau apakah teman-teman dan sahabatku di kampung halamanku ini memang merindukanku atau tidak,
dua hari setelah kedatanganku barulah aku mengabarin mereka bahwa aku sudah ada di rumah orang tuaku yang selama ini menjadi tempat tinggal tetapku. tapi setelah aku merasakan suasana disini aku mulai tak betah ingin rasanya kembali kerantau dengan cepat. tapi sangat disayangkan aku tak bisa cepat-cepat kembali kerantau orang dikaranakan kakak no2 ku mau nikah, seluruh teman sudah diundangi tapi sayang hanya teman-temanku yang belum datang sebelum acara nanti, adat disini biasanya teman-teman selalu berkumpul sebelum acara, ada yang ngobrol ataupun bermain kartu sampai pagi menjelang, tapi sangat disayangkan tak ada satupun temanku yang datang keseni, mungkin mereka cuma datang dihari acaranya saja, jujur sedih rasanya hati ini ketika mengingat selalu menemani meraka kemana saja, mungkin aku cuma jadi salusi terakhir mereka ketika tak ada teman yang lain ,
dihari lebaranpun juga sama, aku cuma bisa berdiam diri dirumah, bukan tak mau keluar tapi mau keluarpun tak tau kemana tujuan dan tak tau dimana teman2 berkumpul. dirantau orang terbesit dipikiran untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya buat berbagi kepada teman-teman biar sukses bareng. sekarang baru aku sadari mencari yang benar-benar teman itu sulit sekali, kebanyakan ketika kita sedang dipuncak mereka selalu datang dan ketika kita sedang susah mereka menjauh.